Program Literasi

 1. Pojok Baca 

  • Area membaca mini yang dibuat di sudut ruang kelas dengan dekorasi menarik dan koleksi buku yang mudah dijangkau siswa.
  • Tujuan: Mendekatkan buku kepada siswa agar mereka bisa membaca kapan saja, seperti saat jam istirahat atau waktu luang.

2. Membaca 15 Menit Sebelum Belajar

  • Kegiatan wajib harian di mana seluruh siswa dan guru membaca buku non-pelajaran secara bersama-sama di awal jam sekolah.
  • Tujuan: Membangun kebiasaan dan konsistensi membaca  setiap hari tanpa paksaan tugas.

3. Readhaton 

  • Kegiatan membaca buku bersama-sama dalam durasi waktu tertentu, lalu diakhiri dengan diskusi atau presentasi singkat.
  • Tujuan: Meningkatkan ketahanan (stamina) membaca siswa dan membangun atmosfer literasi yang kuat di sekolah.

4. Detektif Diskon 

  • Menghitung cepat kembalian belanja-belanjaan fiktif dengan diskon ganda.
  • Tujuan: Mengasah kemampuan literasi numerasi, analisis data, dan pengambilan keputusan finansial yang bijak.

5. Teka-Teki Logika 

  • Teknik pelaksanaan Teka-Teki Logika Pagi dirancang untuk menstimulasi otak siswa (warming-up) sebelum KBM dimulai, dengan durasi singkat sekitar 7–10 menit. Agar kegiatan ini berjalan konsisten dan tidak membosankan
  • Tujuan: Melatih kemampuan membaca kritis (critical thinking), pemecahan masalah, dan penarikan kesimpulan logis.

6. Market Day (Literasi Kewirausahaan)

  • Kegiatan pasar mini di sekolah dimana siswa belajar membuat produk, menyusun menu, menghitung modal/untung, membuat poster promosi, dan melayani pembeli secara langsung.
  • Tujuan: Mengintegrasikan literasi finansial, numerasi, komunikasi, dan kreativitas dalam bentuk praktik wirausaha nyata.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait